10 Oktober 2010

BERMAIN YANG MENANTANG ANAK BEREKSPPLORASI DAN MENEMUKAN

Pelatihan 2 hari topik "Bermain yang Menantang Anak Bereksplorasi dan Menemukan" diikuti 134 pendidik di wilayah Pasuruan Jawa Timur.

Para peserta belajar, berdiskusi serta menguji coba alat permainan untuk memperkaya wawasan serta meningkatkan ketrampilan tentang:
Balok Unit: 1. Memahami Balok Unit; 2. Manfaat Bermain Balok Unit Bagi Kecerdasan Anak; 3. Memfasilitasi Anak Bermain Balok Unit.
Bermain dengan Air: 1. Air untuk Mengembangkan Kreativitas Anak; 2. Air untuk Bermain Sains Sederhana.
5 Hal untuk Dilakukan di Alam Bersama Anak: 1. Alat Permainan Edukatif dari Alam Sekitar.
Prinsip Perkembangan Anak: 1. Prinsip Perkembangan Anak; 2. Aspek Perkembangan Anak; 3. Tahap Perkembangan Anak.
Nyanyian untuk Membentuk Sikap dan Perilaku Anak: 1. Teknik Memahamkan Makna Lagu kepada Anak; 2. Lagu yang Mendukung Aspek Perkembangan Anak.





Kepala Dinas Pendidikan Kab. Pasuruan bersama Kabid PLS serta staf mencoba bermain sains dengan APE bunga teratai.



para peserta saat mencoba dan mengembangkan manfaat beragam alat permainan untuk meningkatkan kecerdasan dan kreativitas anak.




Teruslah belajar.

Salam BERDAYA!

06 Oktober 2010

MARI FASILITASI ANAK BERMAIN BALOK

Selasa 5 Oktober 2010, sebanyak 120 pendidik anak usia dini Kabupaten Bondowoso berkumpul di pendopo kabupaten. Mereka belajar dan berlatih tentang balok. Harapannya, mereka(dengan keterbatasan balok yang dimiliki) tetap mampu memfasilitasi anak didik bermain balok, sehingga anak didik mendapatkan manfaat bermain balok bagi kecerdasan dan kreativitasnya secara berkelanjutan.

(kiri)Ibu Ida Syafriyani, MSos., MSi dari Forum PAUD Kab. Bondowoso membuka pelatihan.


Melalui praktek membangun dengan balok serta melihat tayangan video, para peserta belajar mengenali aspek yang terstimuli, yaitu aspek sosial-emosional, phisik-matorik, sains, matematika, bahasa, kreativitas, serta kognisi. Termasuk mengenali tahap perkembangan membangun dengan balok.




Para peserta juga berlatih mendokumentasikan bentuk bangunan yang dihasilkan anak, mengembangkan bangunan anak melalui komentar dan interaksi yang tepat.

Belajar dan berlatih tentang balok dalam sehari memang tidaklah cukup. Masih banyak hal yang perlu dipelajari seperti menata ruang dan materi untuk permainan balok, termasuk peran pendidik untuk mengajak anak agar mau bermain balok, mencegah pertengkaran di area balok ataupun memfasilitasi permainan dramatik dengan balok.

Teruslah belajar!

Salam BERDAYA!

02 September 2010

4 Langkah Meningkatkan Kreativitas Anak

Sesungguhnya setiap anak memiliki peluang untuk kreatif, karena Tuhan yang Maha Esa menganugerahi kreativitas kepada setiap anak yang dilahirkan. Merupakan tanggung jawab kita untuk meningkatkan kreativitas anak, dari waktu ke waktu.

Apa yang dapat kita lakukan agar kreativitas anak meningkat? Mudah sekali!
Mari lakukan 4 langkah berikut.

#1 PERCAYALAH PADA KEMAMPUAN ANAK.
Tunjukkan bahwa kita percaya pada kemampuan anak. Beri anak kesempatan untuk melakukan sesuatu sesuai kemampuan dan imajinasinya. Berilah rangsangan positif pada anak. Sebagai contoh, bila anak mewarnai pohon dengan warna merah, lebih baik kita bertanya padanya, "mengapa pohon ini berwara merah?" Pertanyaan ini akan merangsang anak untuk menceritakan imajinasinya sekaligus merangsang untuk terus berpikir kreatif.

#2 DUKUNGLAH ANAK.
Seorang anak memiliki keinginan besar untuk berkreasi, mengekspresikan kemampuan serta imajinasinya. Dukunglah keinginan baik itu. Beri anak kesempatan untuk melakukan apa yang diinginkan. Motivasilah untuk mencapai apa yang diinginkan, tanpa memaksa. Sebagai contoh, bila anak ingin mengikuti lomba melukis dengan jari, dukunglah meski kita tahu ia tidak dapat melukis dengan baik. Motivasilah untuk terus berlatih, walau ia tidak dapat memenangkan lomba. Kita mendukung anak untuk berani dan terus berusaha lebih kreatif.

#3 SEDIAKANLAH FASILITAS PENGASAH KREATIVITAS.
Selalu sediakan benda-benda yang dapat mengembangkan imajinasi serta memperkaya wawasan. Contoh benda-benda tersebut adalah perlengkapan mewarna dan melukis, perlengkapan melipat dan menempel, buku cerita bergambar, buku pengetahuan bergambar. Beri anak kesempatan menggunakan benda-benda tersebut untuk mewujudkan imajinasinya serta memperkaya imajinasinya. Bagaimana bila ruangan menjadi berantakan dan kotor? Kondisi ini meruapakan pintu bagi kita untuk mengenalkan arti tanggung jawab, dengan cara mengajak anak membersihkan dan merapikan kembali. Bila anak merasa kebutuhannya untuk berkreasi didukung, maka dengan senang hati ia akan mendukung anda membereskan ruangan.

#4 AJAKLAH ANAK MELIHAT MENDENGAR DAN MENGALAMI HAL BARU.
Luangkan waktu untuk mengajak anak berkunjung ke beragam tempat. Meuseum, kebun raya, kebun binatang, taman rekreasi, pantai, pegunungan, perkampungan. Ajaklah anak berkunjung ke berbagai tempat tersebut. Semakin beragam yang dilihat, didengar dan dialami akan mengasah kehalusan perasaan anak serta memperkaya wawasan anak. Hal ini sangat baik untuk perkembangan kerativitas anak.

Sudahkan 4 langkah itu kita lakukan?
Mari kita lakukan dari waktu ke waktu.


(foto: dokumentasi Taman APE Widyantara: Lukisan karya Femi Azalia, 5 tahun)

(model Pasta Warna Widyantara: Dhea Kharisma Ardelia)

Pasta Warna Widyantara dapat dibeli di Taman APE Widyantara.


Salam BERDAYA!

29 Januari 2010

Memperkenalkan Musik kepada Anak


Seseorang dapat menggubah sebuah lagu bila memiliki pengalaman mendengar musik dan membuat musik. Memperkenalkan musik kepada anak semenjak dini sangatlah dianjurkan. Ada dua cara yang dapat dilakukan untuk memperkenalkan musik kepada mereka. Pertama, perdengarkan beragam bunyi. Hal ini untuk membuat anak-anak menyadari adanya bunyi dan membantu mereka belajar mendengarkan. Kedua, doronglah anak-anak untuk bereksperimen membuat bunyi sambil menggerakkan tubuhnya.

Memperdengarkan Bunyi
1. Perdengarkanlah bunyi dari beragam benda kepada anak-anak. Biarkan mereka melihat bendanya dan mengetahui bunyinya; lalu

2. Mintalah anak-anak menutup mata. Perdengarkan bunyi benda-benda tadi. Minta mereka menyebut nama benda yang dibunyikan.

3. Perdengarkan bunyi yang berlainan yang bisa ditimbulkan dari sebuah benda, misalnya kertas dirobek, diremas, atau digesek-gesek.

Banyak benda-benda disekeliling kita yang dapat dimanfaatkan untuk mengenalkan beragam bunyi pada anak-anak.

Eksperimen Membuat Bunyi

1. Memanfaatkan tubuh sendiri: pertemukan atau saling gesekkan gigi atas dengan bawah; sentakkan lidah dari langit-langit mulut; jentikkan jari; gesekkan kedua tangan; atau pukul-pukul paha.



2. Gunakan tutup-tutup botol yang diuntai pada kayu.

3. Masukkan kacang, macaroni, kancing dalam kotak korek api atau botol.

Salam BERDAYA!