28 Desember 2014

Mari Ajak Anak Membaca Buku agar Terhalang Masuk dalam Kebodohan

Mari fasilitasi anak-anak kita untuk gemar membaca buku agar mereka terhalang masuk dalam kebodohan. di Taman APE tersedia beragam buku bacaan yang insya Allah dapat memperkaya ilmu dan pengetahuan pembacanya.

Ada buku untuk anak usia dini, untuk anak sekolah dasar, untuk anak sekolah lanjutan, bahkan untuk para pendidik. Siapapun Anda yang berminat dapat berkunjung ke Taman APE untuk membaca buku-buku tersebut, seperti anak-anak yang terlihat asik membaca pada foto-foto terlampir.

Mengapa membaca?

Membaca memberi banyak manfaat. Membaca merupakan perintah Allah SWT dalam Al-Qur’an surat Al-‘Alaq (96) ayat 1, lafalnya  "Iqro’ bismi robbikal-ladzi kholaqo",  artinya "Bacalah dengan nama robb (Tuan, Tuhan) kamu (yakni Allah) yang menciptakan."

Apa yang dibaca? Dikatakan dalam Al-Qur’an surat Al-Muzzamil (73) ayat 20, lafalnya "…Faqro-u ma tayassaro minal-qur’an…”, artinya  "…Maka bacalah apa yang mudah (bagi kalian) dari Al-Qur’an…."






Dalam Al-Qur’an terkandung ayat-ayat Allah, dan ayat-ayat Allah tidak hanya ada di dalam Al-Qur’an. Dikatakan dalam Al-Qur’an surat Ar-Rum (30) ayat 20, lafalnya "Wa min ayatihi an kholaqokum min turobin tsumma idza antum basyarun tantasyirun", artinya,  "Dan sebagian dari ayat-ayat Alloh adalah Dia menciptakan kalian dari tanah lalu kalian (menjadi) manusia yang berkembang biak"  dan ayat-ayat yang lain yang semisal dengan ayat ini menunjukkan bahwa makhluk (ciptaan) Alloh adalah juga ayat-ayat Allah.

Dari ayat-ayat itu dapat ditarik hikmah bahwa perintah membaca yang dimaksud dalam surat Al-‘Alaq (96) ayat 1 itu adalah perintah membaca ayat-ayat Allah baik yang ada di dalam Al-Qur’an maupun yang ada di alam semesta yakni berupa makhluk-makhluk-Nya. Maka  “membaca ayat-ayat Allah” adalah termasuk suatu amal Islami (amalu sholeh).  [Dan buku yang terbaik, tertinggi dan paling berharga adalah Kitab suci Al-Quran]
 


Berikut inilah ke-11 manfaat gemar membaca:
  1. Membaca menghilangkan kecemasan dan kegundahan.
  2. Membaca menjadikan seseorang terhalang masuk dalam kebodohan.
  3. Membaca menjadikan seseorang dapat mengembangkan keluwesan dan kefasihan dalam bertutur kata.
  4. Membaca membantu mengembangkan pemikiran dan menjernihkan cara berpikir.
  5. Membaca meningkatkan pengetahuan seseorang dan meningkatkan memori serta pemahaman.
  6. Membaca menjadikan seseorang dapat mengambil manfaat dari pengalaman orang lain, seperti mencontoh kearifan orang bijaksana dan kecerdasan para sarjana.
  7. Membaca dapat menuntun seseorang menuju kebaikan dan menjauhkan dari kejahatan, melalui membaca  buku-buku yang baik, yang ditulis oleh para penulis muslim yag saleh. 



Kegemaran membaca akan terbentuk bila anak-anak dibiasakan untuk bersentuhan dengan beragam buku semenjak usia dini. Buku-buku bergambar aneka warna akan mampu menarik minat anak usia dini atau pembaca pemula untuk membacanya. Secara bertahap dapat diberikan buku-buku yang memuat teks.


Ayo ke Taman APE

Salam BERDAYA!

Sebagian tulisan di atas dikutip dari: (Dr.’Aidh bin Abdullah al-Qarni, MA - - dalam best seller book  “DONT BE SAD” )
Muhammad Ali Hasan, S.Psi, Alumni Sekolah Tinggi Psikologi Yogyakarta (2002-2006)
Republika on line, Kamis, 26 Januari 2012, 09:46 WIB

Tidak ada komentar: